Judul Topik : Sintesis RNA dalam Sel
Nama File : A1-TP4
Nama : Inggit Puspitosari
NIM : B1J006185
Kelas : A1
Email : apiek_mirza@yahoo.com
Website : http://api3kmirza.wordpress.com
RINGKASAN MATERI
RNA adalah asam nukleat. Dalam biosintesis RNA pemanjangan rantai nukleotida berlangsung dari arah 5′ ke 3′ RNA, dikatalisis oleh suatu enzim yang diberi nama RNA polimerase.
Sumber: http://library.usu.ac.id/download/fp/05005814.pdf.
Nama itu menunjukkan reaksi enzimatik yang dikatalisa menghasilkan polimerisasi RNA dari ribonukleotida. Sekuen nukleotida pada DNA merupakan template untuk membuat sekuen nukleotida pada RNA atau yang disebut dengan DNA-dependent RNA polimerase.
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/bv.fcgi?rid=genomes.section.5790
Dalam proses transkripsi salah satu pilin dari pilinan ganda DNA mengandung satuan transkripsi yang disalin ke dalam urutan spesifik RNA. Pilinan DNA yang menjadi sumber penyalinan dinamakan cetakan (template) sedangkan pilinan komplementernya yang merupakan representasi urutan RNA yang dihasilkan dari proses menyalin disebut rantai pengkode (coding strand).
Sumber: http://ferrykarwur.18.com/materi_biosel/materi7.html
Gambar 1. Template dependent sintesis RNA
Gambar di atas menjelaskan bahwa dalam transkripsi RNA disintesis dengan urutan dari 5′-3′, dicetakkan pada mRNa dan percetakan itu menurut rumus perpasangan basa. T pada DNA mencetak A pada RNA, A ada DNA mencetak U pada RNA, G mencetak C, dan C mencetak G. Menurut Rumus A-U dan G-C. Maka jika pada gambar utas DNA berurutan TACCCAACGCGAATTC maka yang dicetakkan pada mRNA adalah AUGGGUUGCGCUUAAG.
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/bv.fcgi?rid=genomes.figgrp.5802
Urutan DNA sebelum satuan transkripsi disebut daerah hulu (upstream) sedangkan daerah setelah titik pengawalan disebut daerah hilir (downstream). Arah transkripsi seperti telah disebutkan sebelumya yaitu bergerak dari 5′-3′.
Sumber: http://ferrykarwur.18.com/materi_biosel/materi7.html
RNA polimerase merupakan komponen pusat dari kompleks inisiasi transkripsi. Setiap kali suatu gen ditranskrip maka ada penggabungan kompleks baru pada daerah upstream. Kompleks inisiasi disusun pada posisi yang sesuai dan tidak di sembarang tempat di genom karena lokasi target ditandai dengan sekuen nukleotida khusus yang disebut dengan promotor yang terdapat pada daerah upstream gen. Promotor pada bacteria dan eukariot memiliki perbedaan. Pada bacteria dikenal dengan promotor langsung yang dapat langsung dikenali oleh RNA polimerase, namun pada eukariot dan arachaea suatu protein intermediet yang mengikat DNA dan membentuk platform tempat RNA polimerase mengikat. Hal ini seperti ditayangkan pada gambar 2.
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/bv.fcgi?rid=genomes.section.5790
Gambar 2. Dua cara RNA polimerase mengikat promotor.
Gambar (A) menjelaskan bahwa RNA polimerase langsung mengenali promotornya (merah: promotor), seperti terjadi pada bacteria.
Gambar (B) menjelaskan bahwa promotor itu tidak langsung dapat dikenali oleh RNA polimerase namun ada suatu protein yang mengikat promotor berbentuk platform. Platform itulah yang akhirnya akan menjadi tempat RNA polimerase mengikat, cara ini terjadi pada eukariot dan arachaea.
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/bv.fcgi?rid=genomes.figgrp.5804
Daftar Referensi
Brown, T. A. 2002. Genomes, Second Editions. John Wiley and Sons Inc.,New York.
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/bv.fcgi?rid=genomes.section.5790
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/bv.fcgi?rid=genomes.figgrp.5802
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/bv.fcgi?rid=genomes.figgrp.5804


Komentar Terakhir